Banjarmasin – Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hj. Rinda Herliani, S.E., menggelar reses di Jalan Simpang Anem, Gang Aneka Karya No. 48, RT 19 RW 02, Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, pada Senin (3/2/2025).
Reses ini dihadiri oleh Lurah Kuin Selatan Mujiono, S.P., Ketua RT dan RW, serta jajaran keamanan dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa. Dalam kesempatan tersebut, Hj. Rinda menampung berbagai aspirasi warga, terutama terkait dua permasalahan utama yang menjadi perhatian masyarakat, yakni kelangkaan gas elpiji 3 kg dan kondisi jalan yang sering terendam banjir pasang.
Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg dan Harga yang Melebihi HET
Warga Kuin Selatan mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kg. Selain stok yang terbatas, harga di tingkat pengecer juga jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Hj. Rinda menegaskan bahwa gas bersubsidi ini diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu dan pembeliannya seharusnya menggunakan KTP.
“Namun, yang terjadi saat ini justru banyak masyarakat yang tergolong mampu juga menggunakan gas elpiji 3 kg, padahal bukan untuk mereka. Ini menjadi salah satu penyebab kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran,” ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama agar subsidi tepat sasaran. “Masyarakat yang mampu seharusnya tidak mengambil hak mereka yang lebih membutuhkan. Selain itu, perlu ada pengawasan lebih ketat agar harga gas elpiji 3 kg tetap sesuai dengan HET,” tambahnya.
Lurah Kuin Selatan, Mujiono, S.P., turut menanggapi masalah ini. Ia menyatakan bahwa sebenarnya gas elpiji tidak benar-benar langka, tetapi distribusinya yang tidak merata. “Kami bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa akan meningkatkan pengawasan agar distribusi gas lebih adil dan tepat sasaran,” ujarnya.
Permasalahan Jalan dan Banjir Pasang yang Kerap Terjadi
Selain masalah gas elpiji, warga juga mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan yang kerap terendam banjir akibat pasang surut air. Banyak permukiman di Kuin Selatan yang berada di bantaran sungai, membuat wilayah ini sangat rentan terhadap banjir, terutama di musim hujan.
“Banjir sering terjadi karena pasang surut air yang meluap. Ini diperparah dengan kondisi drainase yang kurang baik sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar. Jika tidak ada perbaikan, warga akan terus terdampak,” jelas Hj. Rinda.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah jalan menuju SDN Kuin Selatan 3. Warga berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan tersebut agar akses ke sekolah lebih aman bagi anak-anak.
“Kami mohon pemerintah setempat untuk segera memprioritaskan peningkatan jalan, terutama akses menuju SDN Kuin Selatan 3. Ini sangat penting untuk anak-anak sekolah agar mereka bisa belajar tanpa harus khawatir dengan banjir,” ujar salah satu warga yang hadir dalam reses.
Menanggapi aspirasi warga, Lurah Kuin Selatan Mujiono menyatakan bahwa seluruh usulan yang disampaikan dalam reses akan diajukan melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Banjarmasin. “Usulan terkait peningkatan jalan dan distribusi gas elpiji akan kami dorong agar mendapat perhatian dari pemerintah,” tegasnya.
Dengan adanya reses ini, diharapkan pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menangani masalah-masalah yang dihadapi warga Kuin Selatan, sehingga kualitas hidup masyarakat semakin baik.
Penulis : Nor Ana
Editor : Lukman Hakim SH