Kejati Sumsel Sikat Aset PT KMM! Belasan Truk hingga Excavator Disita dalam Skandal Distribusi Semen

Palembang – Aroma dugaan korupsi dalam bisnis distribusi semen di Sumatera Selatan kian menyengat. Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan bergerak cepat dengan menyita sejumlah aset milik PT KMM yang diduga terkait praktik korupsi periode 2018–2022.

Langkah tegas itu dilakukan pada Selasa, 28 April 2026, di lokasi batching plant PT KMM yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang. Penyitaan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyitaan dari Kepala Kejati Sumsel.

Tak tanggung-tanggung, penyidik menyasar alat-alat operasional utama perusahaan. Dari hasil penyitaan, aparat mengamankan:

  • 8 unit truk mixer
  • 5 unit dump truk
  • 1 unit excavator

Penyitaan ini menjadi sinyal kuat bahwa penyidik tengah mengurai dugaan praktik korupsi serius dalam kegiatan pendistribusian semen di wilayah Sumsel yang melibatkan distributor PT KMM.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, SH., MH., memastikan bahwa seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan.

“Seluruh kegiatan penyitaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Tak berhenti di situ, tim penyidik juga langsung tancap gas dengan mengajukan permohonan persetujuan penyitaan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus pada 29 April 2026.

Kasus ini sendiri mencuat dari dugaan penyimpangan dalam distribusi semen yang berlangsung selama empat tahun, yakni 2018 hingga 2022. Meski belum diungkap secara rinci nilai kerugian negara, penyitaan aset operasional tersebut mengindikasikan potensi kerugian yang tidak kecil.

Publik kini menanti langkah lanjutan Kejati Sumsel, termasuk kemungkinan penetapan tersangka baru dalam pusaran kasus yang diduga melibatkan jaringan distribusi besar tersebut.

Dengan penyitaan ini, Kejati Sumsel menunjukkan komitmennya untuk membongkar praktik korupsi hingga ke akar-akarnya—terutama di sektor distribusi yang selama ini kerap luput dari sorotan.

Kasus ini dipastikan masih terus bergulir. Sorotan publik pun semakin tajam: siapa saja yang akan terseret berikutnya? ( Redaksi K24 )

Lebih baru Lebih lama