Polda Kalsel Kerahkan 2.189 Personel, Amankan 3.740 Titik pada Operasi Ketupat Intan 2026


BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Apel yang digelar di halaman Ditlantas Polda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (12/3/2026) sore itu dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rusyanto Yudha Hermawan S.I.K, S.H, M.H bersama unsur Forkopimda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 101/Antasari, Danlanud, Danlanal, Kabinda, Basarnas, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk sinergi pengamanan Lebaran tahun ini.

Dalam amanatnya, Kapolda Kalsel Irjenpol Dr. Rusyanto Yudha Hermawan S.I.K, S.H, M.H menegaskan bahwa Operasi Ketupat Intan 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar secara serentak untuk memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik hingga perayaan Idulfitri.

“Hari ini kita bersama unsur TNI dan stakeholder lainnya melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2026. Amanat Kapolri juga telah dibacakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengamanan Lebaran,” tegas Kapolda.

Kapolda mengungkapkan, untuk pengamanan Lebaran tahun ini, Polda Kalsel menyiapkan pengamanan di 3.740 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Titik pengamanan tersebut terdiri dari:

  • 3 Pos Terpadu
  • 21 Pos Pengamanan
  • 14 Pos Pelayanan

Untuk mendukung operasi tersebut, sebanyak 2.189 personel gabungan dikerahkan.

Rinciannya terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari berbagai instansi dan stakeholder terkait.

“Personel ini akan fokus mengamankan jalur-jalur mudik yang dilalui masyarakat, tempat-tempat ibadah seperti masjid untuk pelaksanaan salat Idulfitri, hingga lokasi-lokasi wisata yang diprediksi akan dipadati masyarakat selama libur Lebaran,” jelas Kapolda.

Selain pengamanan jalur mudik, Polda Kalsel juga memberi perhatian khusus terhadap potensi kecelakaan lalu lintas selama masa arus mudik dan balik.

Kapolda menegaskan bahwa pihaknya menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Saya sudah memerintahkan seluruh Kapolres untuk melakukan pemetaan titik-titik rawan kecelakaan dan segera memasang rambu-rambu bersama instansi perhubungan,” ujarnya.

Selain itu, aparat juga akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk balap liar yang kerap muncul selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Kapolda juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Kami mengimbau para pemudik agar berhati-hati di jalan, patuhi aturan lalu lintas dan utamakan keselamatan,” pesannya.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.

“Pastikan listrik dimatikan sebelum berangkat mudik. Jika ada kendaraan seperti mobil atau sepeda motor yang tidak dibawa, masyarakat bisa menitipkannya di kantor polisi, Koramil, atau Kodim yang telah menyediakan tempat parkir bagi warga yang melaksanakan mudik,” tambahnya.

Melalui Operasi Ketupat Intan 2026, Polda Kalsel menargetkan terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan nyaman.

Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” aparat gabungan siap mengawal perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran tahun ini. ( Agus Indra )

Lebih baru Lebih lama