Banjarmasin – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di tengah masyarakat. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kerja sama tim mahasiswa, tetapi juga pada bimbingan yang diberikan oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL).
Salah satu contoh nyata keberhasilan ini terlihat dalam KKN yang diselenggarakan Universitas Islam Kalimantan (UNISKA). Sanjaya, M.Pd., dosen UNISKA, berhasil meraih penghargaan sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Terbaik. Tidak hanya itu, di bawah bimbingannya, tim yang dipimpinnya juga meraih predikat Ketua Kelompok KKN Terbaik dan Kelompok KKN Terbaik secara keseluruhan.
"Alhamdulillah dan patut bersyukur bisa mengawinkan semua kategori KKN terbaik, yaitu DPL KKN terbaik, Ketua Kelompok KKN terbaik, dan Kelompok KKN Terbaik UNISKA," ujar Sanjaya dengan penuh syukur.
Dedikasi dan Pendekatan Efektif
Keberhasilan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari dedikasi, kerja keras, serta strategi pembimbingan yang diterapkan oleh Sanjaya. Sebagai DPL, ia tidak hanya berperan sebagai mentor akademik, tetapi juga sebagai motivator dan fasilitator bagi mahasiswa.
Pendekatan partisipatif yang ia terapkan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menggali ide dan inovasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Sanjaya juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan potensi lokal guna menciptakan program-program yang berkelanjutan dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan metode bimbingan yang tepat, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu akademik, tetapi juga meningkatkan keterampilan kepemimpinan, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial. Hasilnya, program KKN yang mereka jalankan mendapat apresiasi tinggi, baik dari pihak kampus maupun masyarakat setempat.
Inspirasi bagi Dosen dan Mahasiswa
Penghargaan yang diraih oleh Sanjaya menjadi bukti bahwa peran seorang DPL sangat krusial dalam kesuksesan program KKN. Seorang pembimbing yang berdedikasi mampu membentuk karakter mahasiswa, mengarahkan mereka untuk berkontribusi secara nyata, serta membawa perubahan yang positif bagi masyarakat.
Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi para pendidik lainnya untuk terus mendampingi mahasiswa dengan penuh komitmen dan strategi yang efektif. Sanjaya telah membuktikan bahwa dengan bimbingan yang tepat, KKN bukan hanya sekadar program akademik, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
(Redaksi K24)