Pembakal Pagatan Besar Hamberani : Mohon Jalan Penampaan/Jepang Tahun Ini Di Lanjutkan Proyeknya, Buat Bapak ANGGOTA DPRD Tala yang merasa punya Utang Janji Tolong Lunasi

 

Pembakal Pagatan Besar ,Hamberani Saat Di Wawancari dan meninjau lokasi Jalan Jepang/penampaan.

Editor     : Redaksi

Kalimantan24.com-Miris itulah satu kata yang bisa menggambarkan kondisi yang di alami warga desa Pagatan Besar RT 07 Jalan Penampaan atau Jalan Jepang,karna akses jalan ini jadi kubangan kerbau pada saat terkena hujan terlebih pada saat air pasang,Hal ini terungkap saat Tim media ini menyambangi langsung warga RT 07 dengan Pembakal Pegatan Besar Hamberani, Sabtu, 12/03/2023 , Pagatan Besar, Takisung.

Pembakal Hamberani menuturkan sejarah dari jalan jepang/penampaan ini.

“Jalan ini dahulu peninggalan dari tentara jepang yang membawa orang ke dalam sini untuk bikin arang dan bikin Samurai kenapa namanya penampaan/pandai besi” Ungkapnya.

Penampakan Jalan Jepang Pagatan Besar Saat Hujan Turun Bak Kubangan Kerbau ( Fhoto : Banjarmasinpost/roy)

Hamberani juga menuturkan siapa saja yang menggunakan akses jalan jepang ini, dan apa saja yang harusnya di kerjakan pemda untuk memperbaiki situs jalan peninggalan jepang tersebut.

“Jalan ini di pergunakan sebagai satu-satunya akses jalan bagi 35 Kepala Keluarga yang bermukim di sini, selain itu juga warga dari RT lain dan warga sekitar desa yang bekerja berkebun, bertani di dalam lokasi ini” Katanya.

Pemukiman warga RT O7 desa Pagatan Besar 

“ Pertama ; Untuk akses jalan ini di butuhkan  peninggian badan jalan kurang lebih 1,5 KM dengan tinggi 40 cm dengan lebar sekitar 4 atau 5 meter dengan material Tanah Uruk sampai ke muka jalan utama. Dan Yang Kedua ; Agar Akses mempersingkat waktu tempuh menuju kota Pelaihari harusnya di lanjutkan proyeknya pembuatan jalan yang Cuma  kurang lebih 750 meter saja sampai ke jalan desa Ranggang Dalam” imbuhnya lagi.

Pembakal juga menceritakan bahwa jalan ini sudah di masukkan ke Musrenbang namun masih belum tau info kelanjutannya.

“Jalan ini sudah di masukkan ke Musrenbang Kecamatan dan untuk di kabupaten kami belum tau info selanjutnya, dan perlu di catat dan di garis bawahi ada janji Salah satu anggota DPRD Tala Dapil kita ini untuk memperjuangkannya karna ini prioritas utama di tahun 2023 ini” Jelasnya.

Bersama Pembakal Hamberani Tim Media ini pun menyambangi warga RT 07 dan bertemu dengan Ketua RT O7 Abdul Hadi. Sekitar pukul 19.00 malam di rumahnya.

Kepada Media ini Ketua RT 07 menuturkan ia dan warganya cukup kesulitan saat keluar masuk lokasi karna akses jalannya yang menyedihkan.

“Susah pak untuk kami lewat hari-hari juga anak-anak kami yang sekolah, kalo hujan penuh lumpur kalo pasang tenggelam , Juga orang nggak mau masuk beli karet atau sawit juga hasil bumi seperti sayur, padi, buah-buahan seperti semangka yang kami tanam” ungkap lelaki paruh baya ini.

Abdul Hadi menjelaskan bahwa di dalam lokasi RT 07 mayoritas warganya berkebun dan bertani juga beternak.

“Kami di sini berkebun seperti karet,ada sawit tapi kurang bagus pak,untuk padi juga buah semangka yang polanya kemitraan dengan pemodal pribadi bagus pak hasilnya, beternak sapi lumayan baik bisa dilihat sapi di sini gemuk-gemuk karna nggak kekurangan pakan/rumputnya banyak”jelasnya lagi.

Di singgung dengan potensi sumber daya alam yang sangat bagus itu apa yang menjadi harapannya, Abdul Hadi memohon kepada Bapak Bupati HM Sukamta bisa memberi Bantuan Traktor untuk pengolahan tanah lewat  kelompok Tani.

“Kami mohon kepada Bapak Bupati HM Sukamta yang kami cintai, Agar berkenan membantu menyediakan Traktor lewat kelompok Tani kami sebagai sarana pengolahan tanah”pungkasnya.

Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Tala


Lebih baru Lebih lama