![]() |
Laporan : M.Noor/Anang Qiu Editor : Ari .C
Sumber : Diskominfo Tala
Kalimantan24.com-Diandra Paramitha dan Dwi Suci Ramadhani. Atlit Cabor Renang dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI di kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) pada 2022 yang lalu. Keduanya pun mengungkapkan perasaan yang tak terbendung usai berhasil menerima bonus yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Tala, H. M. Sukamta pada acara pemberian penghargaan insan olahraga bagi atlet dan pelatih Porprov XI HSS di Gedung Balairung Tuntung Pandang Pelaihari, Senin (13/3/2023).
“Alhamdulillah, senang, bangga, terima kasih dukungannya terutama orang tua,” ujar Dwi.
“Alhamdulillah, selain hasil kerja keras selama latihan, ini hasil dari banyaknya waktu yang dikorbankan bahkan kadang harus meninggalkan jam sekolah,” timpal sang kakak, Diandra.
Keduanya pun mengutarakan, apa yang didapat hari ini bukanlah diraih seketika saja. Menurut mereka, perjuangan besar sebelumnya benar-benar menjadi awal cerita atas pencapaian yang mereka hasilkan hingga titik ini. Wajar mereka pun ingat keberhasilan ini juga dapat dirasakan oleh para atlet maupun calon atlet lainnya.
“Niat yang lurus, minta dukungan orang tua dan tetap semangat berlatih, jangan sampai latihan tidak berlanjut,” ujar Diandra menambahkan.
Diandra Paramitha menerima bonus sebesar Rp237 juta rupiah setelah berhasil membawa pulang 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Sementara sang adik, Dwi Suci Ramadhani menerima bonus Rp300 juta rupiah setelah berhasil meraup 6 emas.
Banyaknya medali yang diraih hingga besarnya bonus yang diterima tentu tidak diperoleh hanya dengan membalikan telapak tangan. Pasti ada proses panjang hingga dorongan kuat dari pelatih yang terus mendampingi. Lantas, siapa sosok pelatih yang sukses membawa harum nama Bumi Tuntung Pandang (julukan Tala) melalui cabor renang pada Porprov XI itu?
Ia adalah Panji Suaka. Pelatih sekaligus ayah dari ‘Ratu Air Bersaudara’ tersebut. Sosok Panji bukanlah nama baru dalam dunia renang di Tala. Sebelum menjadi pelatih renang, pria yang telah tinggal di Tala sejak usia 4 tahun itu adalah seorang atlet renang kebanggaan Tala.
Ihwal keberhasilan anak-anaknya merebut medali, Panji menceritakan memang kecintaan mereka terhadap air terlihat sejak masih kecil.
“Waktu saya masih jadi atlet, mereka masih seusia anak TK dan sering ikut latihan. Sejak saat itu bakatnya mulai terlihat dan terus kita tempa karena mereka juga rajin dan semangat,” ucap sosok yang terakhir kali mentas sebagai atlet renang Tala pada Porprov X Kalsel di Tabalong 2017 yang lalu.
Panji juga tidak memungkiri memang ada rintangan dalam melatih. Namun berkat perjuangan serta kerja keras akhirnya mereka bisa sukses seperti yang kita lihat.
“Kami terkendala latihan karena kolam renang sempat ditutup. Saya pun membuat kolam renang pribadi dengan ukuran 5x20 meter untuk dipakai latihan oleh mereka dan atlet renang lainnya,” ujar Panji yang mulai menjadi pelatih renang atlet Tala pada 2019.
Panji pun berharap agar anak-anaknya tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini. Ia ingin mereka terus berjuang keras termasuk dalam mempersiapkan diri menghadapi Porprov XII Kalsel yang akan berlangsung di Tala.
IWO Indonesia Tala
