Semarang - Liburan panjang Idul Fitri 1 Syawal 1446 H dimanfaatkan masyarakat dari berbagai daerah untuk mengunjungi destinasi wisata di Jawa Tengah. Salah satunya adalah Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia Jakarta Barat (FWJI) sekaligus Pimpinan Redaksi Media Online, H. Tb Wawan Djunaedi, yang berlibur bersama keluarganya.
Dalam rangkaian kunjungannya, Wawan dan keluarga mengawali perjalanan di Kota Lama Semarang dan Simpang Lima. Kota Lama, yang juga dikenal sebagai "Little Netherlands" atau "Oudstadt", menjadi destinasi pertama yang dikunjungi. Kawasan bersejarah ini merupakan saksi bisu warisan kolonial Belanda di Indonesia dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke ibu kota Provinsi Jawa Tengah.
Selain menikmati suasana wisata, Wawan juga memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara di Semarang. "Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga dalam suasana Idul Fitri," ungkapnya di sela-sela kunjungannya, Senin (31/3/2025).Sebagai seorang jurnalis dan pimpinan redaksi media online, Wawan merasa memiliki tanggung jawab untuk turut mempromosikan sektor pariwisata. "Wisata di Semarang ini sangat potensial untuk berkembang. Semua tergantung pada pengelolaan pemerintah daerah, terutama dinas pariwisata baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Jika dikelola dengan baik, pariwisata bisa menjadi pendorong ekonomi daerah serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat," jelasnya.
Setelah Semarang, Wawan merencanakan perjalanan ke Yogyakarta untuk mengunjungi berbagai destinasi, seperti Candi Borobudur, Borobudur Land, Keraton Yogyakarta, Malioboro, Pantai Parangtritis, dan Merapi Park. "Yogyakarta memiliki banyak tempat wisata menarik yang perlu dipublikasikan agar lebih dikenal luas," katanya.
Namun, rencana perjalanan ke Guci, Tegal, terpaksa dibatalkan akibat kemacetan yang dilaporkan cukup parah di kawasan tersebut. "Informasi dari rekan di lokasi menyebutkan kemacetan luar biasa, sehingga kami memutuskan untuk langsung kembali ke Jakarta setelah menghabiskan lima hari di Semarang dan Yogyakarta," tuturnya.Wawan berharap destinasi wisata di Jawa Tengah terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi wisatawan. "Kebersihan, kenyamanan, dan keamanan adalah kunci utama kemajuan sektor pariwisata. Sebagus apa pun suatu tempat, jika pelayanannya kurang memadai, maka akan sepi pengunjung," pungkasnya.