MARTAPURA – Ribuan tamu undangan memadati acara Halal Bihalal yang digelar oleh H. Ahmad Rozanie Himawan, Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Kalimantan Selatan, bersama istri tercinta Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kalsel. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini digelar di Martapura, Kabupaten Banjar, pada momen pasca-Idul Fitri 1446 H.
Acara Halal Bihalal tersebut menjadi ajang silaturahmi dan temu kangen antar berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik lintas partai, tokoh masyarakat, keluarga besar, hingga sahabat-sahabat dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, H. Ahmad Rozanie menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bentuk syukur setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.Sementara itu, Apt. Mustaqimah, S.Farm., M.Si., menyebut jumlah tamu yang hadir mencapai sekitar 2.000 orang, meski sempat diguyur hujan di pagi hari. Namun baginya, hujan justru menjadi berkah tersendiri.“Hari ini kita bersilaturahmi setelah satu bulan berpuasa. Halal bihalal ini menjadi momen untuk memperpanjang rezeki, mempererat hubungan yang mungkin sempat terputus karena kesibukan masing-masing, sekaligus menjadi ajang diskusi tentang masa depan daerah, baik di Dapil Kabupaten Banjar maupun di 13 kabupaten se-Kalimantan Selatan,” ujarnya.
“Tamu yang hadir luar biasa, meski pagi sempat diguyur hujan, tetapi justru hujan itu adalah rahmat dari Allah SWT. Hujan membawa berkah dan menjadi pengingat untuk kita agar terus bersyukur atas nikmat-Nya,” ungkap Mustaqimah.
Tamu yang hadir bukan hanya dari Partai NasDem, tetapi juga dari partai-partai lain seperti Golkar, Gerindra, dan lainnya, serta dari berbagai kalangan masyarakat, baik dari Kabupaten Banjar maupun kabupaten lainnya.
Hal serupa disampaikan oleh Hj. Erni Yusnita, S.E., Anggota DPRD Kota Banjarmasin Dapil Banjarmasin Utara, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia mengapresiasi undangan halal bihalal ini sebagai momentum penting dalam mempererat ukhuwah.“Halal bihalal adalah tradisi yang penuh makna, untuk saling memaafkan, memperkuat kekeluargaan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Apalagi saat hujan turun, itu momen yang penuh keberkahan, tempat yang baik untuk memanjatkan doa,” ucapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan agar tuan rumah diberikan umur panjang, kesehatan, kelapangan rezeki, dan terkabul segala hajatnya. Harapan pun disampaikan agar acara seperti ini bisa terus diselenggarakan setiap tahunnya, sebagai wujud nyata kebersamaan dan cinta kepada sesama.
Penulis : Nor Ana
Editor : Indrajaya