Menurut Razali, anak piatu memiliki hak yang sama dengan anak yatim untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintah. Namun, kenyataannya, banyak anak piatu yang hidup dalam keterbatasan tanpa ada bantuan, terutama mereka yang diasuh oleh keluarga dengan kondisi ekonomi sulit.
"Anak piatu memiliki hak yang sama dengan anak yatim untuk mendapatkan bantuan dan perhatian. Terkadang kehidupan mereka justru lebih sulit. Ada anak piatu yang ditinggalkan ayahnya entah ke mana, lalu diasuh oleh neneknya yang juga hidup dalam keterbatasan selama bertahun-tahun," ungkap Razali, Jumat (21/3/2025).
Permintaan Perhatian Pemerintah dan Dermawan
Razali meminta pemerintah, organisasi sosial, dan para dermawan untuk lebih peka terhadap kondisi anak piatu yang selama ini kurang mendapatkan perhatian. Menurutnya, kebijakan santunan yang ada harus lebih inklusif, tidak hanya untuk anak yatim tetapi juga bagi anak-anak yang kehilangan ibu mereka.
"Kita harus memastikan bahwa mereka tidak terpinggirkan dan mendapatkan bantuan yang layak. Jika anak yatim mendapat perhatian lebih, maka anak piatu juga berhak mendapatkan perlindungan dan dukungan untuk masa depan mereka," tegasnya.
Ia berharap adanya program bantuan khusus bagi anak piatu, baik dalam bentuk pendidikan, kebutuhan dasar, maupun pendampingan psikologis, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik meskipun tanpa sosok ibu di sisi mereka.
Harapan untuk Kebijakan yang Lebih Adil
Fenomena ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keadilan sosial harus dirasakan oleh seluruh anak yang kehilangan orang tua, tanpa terkecuali. Razali mengajak pemerintah daerah untuk memasukkan anak piatu dalam daftar penerima santunan, sebagaimana yang selama ini diberikan kepada anak yatim.
"Saya berharap ada kebijakan yang lebih adil, agar tidak ada lagi anak-anak yang merasa terabaikan. Jika kita peduli dengan anak yatim, maka kita juga harus peduli dengan anak piatu. Mereka semua berhak mendapatkan masa depan yang lebih baik," pungkasnya.
Dengan pernyataan ini, Razali berharap adanya perubahan kebijakan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap nasib anak-anak piatu yang masih membutuhkan perhatian dan uluran tangan.
Pewarta : Saiful
Editor : Agus MR