Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Gelar Rakor Penyusunan Renstra 2025-2029

BanjarbaruDinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perencanaan (Rakor) sekaligus Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025-2029 se-Kalimantan Selatan. Acara yang berlangsung pada Senin, 16 Februari 2025, ini digelar di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Renstra di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM se-Kalimantan Selatan. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan perencanaan yang sistematis dan terpadu dalam pengembangan serta pemberdayaan koperasi dan UMKM di wilayah tersebut.

Dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel

Rakor ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. Gusti Yanuar Noor Rifai, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyusun strategi pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam acara ini. Rapat koordinasi ini menjadi momen penting dalam menyusun kebijakan yang mampu meningkatkan daya saing koperasi dan UMKM di Kalimantan Selatan," ujar Gusti Yanuar Noor Rifai.

Dihadiri oleh Berbagai Pemangku Kepentingan

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga terkait, antara lain:

  • Kementerian Koperasi dan UKM RI
  • DPRD Kalimantan Selatan (Komisi II)
  • Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan
  • Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan

Selain itu, peserta yang hadir terdiri dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Kepala Bappeda Kabupaten/Kota, Kepala Bidang dan Bagian Perencanaan Dinas Koperasi dan UKM, serta perwakilan dari asosiasi, akademisi, praktisi, dan koperasi binaan di tingkat provinsi.

Menyelaraskan Program dan Kebijakan Daerah

Salah satu agenda utama dalam Rakor ini adalah Forum Perangkat Daerah (FPG) yang bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Forum ini juga berperan dalam menyelaraskan program dan kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

FPG melibatkan unsur pemerintah, akademisi, serta masyarakat guna membahas berbagai tema dan isu strategis di sektor koperasi dan UMKM. Dinas Koperasi dan UKM Kalsel menegaskan bahwa forum ini menjadi wadah koordinasi dan evaluasi dalam upaya meningkatkan daya saing KUMKM di tingkat lokal dan nasional.

"Dinas Koperasi dan UKM memiliki peran strategis dalam membina dan mengembangkan KUMKM di Kalimantan Selatan. Rakor ini bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga sarana koordinasi dan silaturahmi antar-dinas guna memastikan kebijakan yang dihasilkan dapat diterapkan secara efektif," ungkap salah satu peserta Rakor.

Mendorong Pemberdayaan KUMKM yang Lebih Optimal

Menurut panitia penyelenggara, Rakor ini diselenggarakan berdasarkan DPA Kegiatan Perencanaan, Penganggaran, dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2025.

Adapun tujuan utama Rakor ini adalah:

  • Mendorong pengembangan dan pemberdayaan KUMKM secara optimal dan berkelanjutan
  • Menjaring isu-isu strategis serta langkah kebijakan yang dapat diambil
  • Mewujudkan sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam program koperasi dan UMKM

Di akhir sesi pembukaan, panitia penyelenggara menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan berharap semua pihak dapat berpartisipasi aktif dalam diskusi serta penyusunan strategi pembangunan koperasi dan UMKM di Kalimantan Selatan.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat guna dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor koperasi dan UMKM.

(Nor Ana)

Lebih baru Lebih lama