Warga Lebak Gede Keluhkan Jalan Rusak Bertahun-tahun, Pemerintah Dianggap Tutup Mata

Garut – Warga Desa Sukalilah dan Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, menyampaikan keluhan mendalam terhadap kondisi jalan di Kampung Lebak Gede, RT 01 RW 02, yang sudah bertahun-tahun rusak tanpa perbaikan. Hingga saat ini, jalan tersebut masih berupa bebatuan, berlubang, dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Keluhan ini disampaikan warga setempat, Eneng Sunara, yang menilai pemerintah daerah seolah-olah menutup mata terhadap kondisi jalan tersebut, meskipun anggaran Dana Desa (DD) tersedia. “Anggaran dari pajak rakyat seharusnya kembali untuk rakyat. Tetapi jalan ini dibiarkan rusak selama bertahun-tahun tanpa ada perbaikan,” ujar Eneng, Sabtu (30/11/2024).

Seorang warga yang berinisial E juga mengungkapkan kesedihannya. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang rusak parah mempersulit aktivitas warga, terutama saat hujan. “Kalau hujan, air menggenang di jalan. Kami harus memilih jalan yang aman karena kondisi jalan berlubang dan licin. Ini sudah berlangsung lama, tapi pemerintah belum memberikan perhatian,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya yang merasa prihatin dengan minimnya respons dari pemerintah daerah. Mereka menilai bahwa Pemkab Garut tidak menjalankan amanah dengan baik, meskipun Dana Desa tersedia untuk pembangunan infrastruktur.

“Saya sangat sedih dan prihatin. Seharusnya keluhan warga segera direspons, apalagi anggaran dari Dana Desa itu ada. Pemerintah daerah dan dinas terkait seperti PUPR atau Bina Marga bisa mendorong pengajuan perbaikan jalan ini,” tambah Eneng Sunara.

Jalan Rusak Hambat Aktivitas Warga

Kondisi jalan yang buruk ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan warga, tetapi juga menghambat aktivitas sehari-hari, mulai dari bertani, bekerja, bersekolah, hingga berbelanja ke pasar. “Setiap hari kami harus melewati jalan ini, tetapi kondisinya sangat sulit. Sudah puluhan tahun seperti ini,” ungkap warga lainnya.

Warga berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan untuk memperbaiki jalan yang menjadi akses utama dua desa tersebut. “Semoga keluhan kami didengar dan segera ditindaklanjuti. Kami sudah terlalu lama menunggu perhatian dari pemerintah,” pungkas warga.

Kondisi ini menjadi potret nyata tantangan yang dihadapi masyarakat di daerah terpencil, yang masih harus berjuang untuk mendapatkan akses infrastruktur yang layak. Respons cepat dari pemerintah dan koordinasi antarinstansi sangat diharapkan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Lebih baru Lebih lama