Kunjungan Tim Yaga Yingde Grup: Harapan Baru bagi Pendidikan Anak Kurang Mampu di Banjar

Kalimantan24.com, Banjarmasin - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan, Tim Serly Arbayah dari Yaga Yingde Grup melakukan kunjungan ke rumah seorang anak bernama Irfan Salim, di Desa Jalan Tatah Pemangkih Laut, RT.03 RW 01, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, hari ini. Kunjungan ini merupakan bagian dari program survei calon penerima Bantuan Pendidikan yang diusung oleh Yaga Yingde Grup, sebuah perusahaan investasi manajemen aset yang berbasis di Colorado, Amerika Serikat.

Irfan Salim, siswa kelas 1 SMPN 8 Banjarmasin, tinggal bersama keluarganya di rumah yang sangat memprihatinkan. Kondisi rumah yang ditumpangi keluarga tersebut telah mengalami kerusakan parah, dengan dinding kayu yang lapuk dan berlubang, serta lantai yang tidak lagi aman. Selain itu, nenek Irfan yang juga tinggal di rumah tersebut sedang sakit-sakitan, menambah beban keluarga yang terdiri dari lima orang tersebut.

Yaga Yingde Grup, yang didirikan oleh Suharto Reddy, warga negara Indonesia kelahiran tahun 1965, pada tahun 2019, berkomitmen untuk menyisihkan sebagian keuntungan perusahaan guna membantu pendidikan anak-anak di Indonesia. Serly Arbayah, Ketua Tim yang memimpin kunjungan, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan perusahaan dalam menyalurkan dana bantuan pendidikan.

"Sangat berterima kasih atas kepercayaan dan kesempatan dari perusahaan untuk menyalurkan Dana Program Bantuan Pendidikan dari Yaga Yingde Grup. Kami berharap data siswa yang diusulkan hari ini dapat disetujui oleh perusahaan. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal jariah di akhirat nanti," ungkap Serly.

Ahmad Jablawie, selaku leader pembimbing tim, juga menyampaikan harapannya agar program bantuan ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak siswa yang bisa dibantu. Menurutnya, kehadiran Yaga Yingde Grup saat ini sudah mulai menyebar di beberapa daerah di Indonesia, dan dengan berjalannya proses legalitas, perusahaan semakin memperluas jangkauannya.

Tim kecil yang terbentuk untuk mengusulkan, menyalurkan, mengawasi, dan memotivasi anak usia sekolah yang menerima bantuan pendidikan ini diharapkan kelak dapat berinvestasi ketika proyek investasi dari Yaga Yingde Grup secara sah diluncurkan di Indonesia. "Ibadah didapat, rejeki merapat," kata Ahmad menutup pernyataannya.

Kehadiran Yaga Yingde Grup di tengah masyarakat, terutama dalam program bantuan pendidikan, memberikan harapan baru bagi keluarga-keluarga kurang mampu seperti keluarga Irfan Salim, agar dapat terus melanjutkan pendidikan dengan dukungan yang lebih baik. ( Nor Ana )
Lebih baru Lebih lama