Raih Juara III dan Juara Favorit Putra Sasirangan pada ajang BSF Ke 8, M Nur Alief Siap Melestarikan Kain Sasirangan

BANJARMASIN, Kalimantan24.com - Muhammad Nur Alief, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, berhasil meraih Juara III dan Juara Favorit Putra Sasirangan pada ajang Banjar Sasirangan Festival (BSF) Ke-8 yang diselenggarakan di Duta Mall Banjarmasin, Senin (8/7/2024). Dengan prestasi ini, Alief mengukuhkan dirinya sebagai salah satu generasi muda yang berperan aktif dalam pelestarian warisan budaya kain sasirangan.

Alief, yang merupakan anak dari Sajiman SKM., M.Gizi, seorang dosen di salah satu perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, dan Cristina Wijayanti, seorang ibu rumah tangga, mengaku ingin mengikuti ajang ini untuk mencari pengalaman dan relasi. "Sebagai generasi muda Kota Banjarmasin, sudah seharusnya ikut andil dalam pelestarian warisan budaya lain seperti sasirangan," ujarnya.

Prestasi Alief tidak hanya terbatas pada ajang ini. Sebelumnya, ia telah meraih berbagai penghargaan, termasuk:
- Runner Up III Putra Farmasi 2022
- Duta Inisiatif Indonesia 2022
- Wakil II Putra Sasirangan Kota Banjarmasin 2024
- Putra Favorit Sasirangan Kota Banjarmasin 2024
Alief yang bercita-cita menjadi apoteker ini juga aktif dalam olahraga. Dukungan penuh datang dari pihak kampus yang sangat mendukung kegiatan ini karena dapat menambah prestasi non-akademik kampus, serta dari orang tua yang sangat mensupport kegiatan ini.

Dalam wawancaranya, Alief menyampaikan kesan mendalam dari pengalaman mengikuti lomba ini. "Sangat berkesan karena banyak peserta yang punya talenta muda yang kuat, sehingga persaingan sangat ketat," katanya.

Ke depannya, Alief bersama para pemenang lainnya berencana membuat program kerja Putra dan Putri Sasirangan. Selain itu, ia juga mempersiapkan diri untuk kegiatan perkuliahan seperti KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan KKL (Kuliah Kerja Lapangan).

Alief berharap kain sasirangan dapat terus berkembang dan berkolaborasi dengan zaman sebagai tren fashion. "Semoga kain sasirangan lebih berkembang dan berkolaborasi dengan zaman sebagai tren fashion," tambahnya.

Dengan semangat dan dedikasinya, Muhammad Nur Alief berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian budaya dan mendorong kain sasirangan menjadi bagian dari tren fashion masa kini. ( Dam )
Lebih baru Lebih lama