Gowa, Kalimantan24.com – Satuan Lalu Lintas Polres Gowa merespons kejadian yang melibatkan salah satu anggotanya dan mengklarifikasi terkait video viral yang tersebar di media sosial. Video yang menunjukkan tindakan kasar terhadap seorang pengendara saat operasi patuh ini sempat menjadi trending topic di beberapa grup media online. Namun, pada hari yang sama, kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai secara lisan.
Melalui video klarifikasi, Bripda Iwan menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas tindakannya terhadap pengendara dan keluarganya, serta kepada masyarakat Gowa atas insiden ini. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran berharga.
Kapolres Gowa, AKBP R.T.S Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.M., M.I.K., menanggapi video viral tersebut dengan menyampaikan permintaan maaf kepada warga pengguna jalan. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat disayangkan dan tidak mencerminkan profesionalisme serta etika kepolisian. Kapolres langsung menegur dan menindak disiplin anggotanya serta memeriksa kasus ini melalui Propam. Selain itu, teguran peringatan juga diberikan kepada Kasatlantas Polres Gowa.
"Kami mengakui bahwa tindakan tersebut menimbulkan kesan negatif terhadap institusi kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas Polres Gowa. Kami akan melakukan penyelidikan internal secara menyeluruh dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Satuan Lalu Lintas Polres Gowa juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelatihan dan pengawasan terhadap anggotanya guna mencegah terjadinya tindakan serupa di masa depan," ujar Kapolres Gowa.
Kapolres Gowa juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh penyebaran video tersebut dan berharap agar informasi yang beredar dapat disikapi dengan bijak, sehingga tidak menimbulkan ketidakpercayaan yang lebih besar terhadap institusi kepolisian.
"Kami percaya bahwa kebersamaan antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci untuk menciptakan situasi yang kondusif dan aman bagi semua pihak. Oleh karena itu, kami mohon dukungan dan masukan dari masyarakat dalam upaya perbaikan ini dengan harapan kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polres Gowa, dapat terjaga dan meningkat," pungkasnya. (Syamsul)