Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri Serap Aspirasi Warga dalam Reses di Antasan Kecil Timur

BANJARMASIN – Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2024-2025 di Jl. Belakang Masjid Jami, RT 06, Kelurahan Antasan Kecil Timur (AKT), Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (4/3/2025). Kegiatan ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai permasalahan di wilayah mereka.

Turut hadir dalam reses tersebut Camat Banjarmasin Utara Norrahmawati, S.AP., Lurah Antasan Kecil Timur, serta perwakilan dari Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, serta ketua RT dan RW setempat.

Aspirasi Warga: Perbaikan Infrastruktur dan Normalisasi Sungai

Dalam dialog bersama warga, beberapa usulan utama yang disampaikan antara lain:

  1. Perbaikan Jalan Gang Al Furat yang menjadi akses penting bagi warga setempat.
  2. Perbaikan jalan menuju Makam Guru Zuhdi, destinasi wisata religi yang sering dikunjungi peziarah, namun jalannya rusak dan sering tergenang air.
  3. Pembaruan data kependudukan untuk memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.
  4. Pengerukan Sungai Antasan yang mengalami pendangkalan dan berpotensi menyebabkan banjir.

Rikval Fachruri menegaskan pentingnya perbaikan jalan menuju Makam Guru Zuhdi, mengingat kawasan tersebut merupakan pusat wisata religi di Kalimantan Selatan. "Kita ingin memastikan peziarah yang datang dari berbagai daerah bisa berziarah dengan nyaman, tanpa harus menghadapi jalan rusak dan genangan air," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti perlunya normalisasi sungai sebagai bagian dari upaya mencegah banjir di Banjarmasin, yang dikenal sebagai "Kota Seribu Sungai." Ia mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan.

Komitmen Pemerintah dan Harapan Warga

Reses ini menjadi momen penting bagi pemerintah untuk menampung masukan langsung dari masyarakat. "Hari ini kita telah mendengar berbagai aspirasi warga. Harapannya, usulan yang disampaikan bisa segera ditindaklanjuti, baik dalam aspek pembangunan infrastruktur, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial," kata Rikval.

Masyarakat berharap dengan adanya perhatian dari pemerintah, kondisi jalan dan sungai di Antasan Kecil Timur bisa lebih baik, sehingga mobilitas warga dan aktivitas wisata religi tidak lagi terganggu oleh banjir dan jalan yang rusak.

Lebih baru Lebih lama