Kalimantan24.com, Banjarmasin - Paguyuban Pedagang Pasar Sudimampir dengan tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana penggunaan area parkir di sekitar pasar untuk kegiatan foodtruck dan warung makan. Mereka mengkhawatirkan dampak negatif dari kegiatan tersebut yang dapat mengganggu aktivitas usaha mereka, terutama pada proses bongkar muat barang yang biasanya dilakukan pada sore dan malam hari.
"Jika jalan ini digunakan untuk foodtruck dan warung makan, bagaimana kami bisa terus berjualan dan melayani pelanggan? Banyak dari mereka yang datang berbelanja dan membutuhkan akses untuk memuat barang ke kendaraan yang terparkir di Taman Parkir Sudimampir," ungkap perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Sudimampir dengan nada prihatin.
Pasar Sudimampir, yang telah berdiri sejak 1942, merupakan pusat grosir tertua di Banjarmasin dan telah menjadi tulang punggung ekonomi bagi banyak pedagang serta pekerja. Pasar ini memegang peranan penting dalam menjaga kestabilan harga dan distribusi barang untuk wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan IKN Nusantara.
Para pedagang menegaskan bahwa penggunaan jalan untuk kegiatan festival akan mengganggu operasional mereka, yang pada akhirnya dapat berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi di berbagai kota di Kalimantan. Mereka juga mengingatkan bahwa pasar ini telah berhasil bertahan dari berbagai krisis, termasuk pandemi COVID-19, dan meminta pemerintah kota untuk mempertimbangkan kembali rencana tersebut demi kelangsungan usaha dan penghidupan banyak orang yang bergantung pada Pasar Sudimampir.
"Kami mendukung acara Baiman Street Food Festival, tetapi jangan sampai kegiatan tersebut merugikan kami yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup di Pasar Sudimampir," tutup perwakilan paguyuban dalam pernyataannya.
Dengan latar belakang sejarah panjang dan peran vital dalam perekonomian regional, kekhawatiran para pedagang Pasar Sudimampir patut menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota. Mereka berharap ada solusi yang adil sehingga kegiatan festival dapat berjalan tanpa mengorbankan aktivitas bisnis yang telah menopang banyak keluarga selama bertahun-tahun.