Kalimantan24.com, Banjarmasin — PT Air Minum Bandarmasih (PAM Bandarmasih) kembali menggelar sosialisasi terkait pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih dengan diameter 800 mm dan 400 mm di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Soetoyo S, Banjarmasin. Acara sosialisasi yang diadakan pada Rabu (21/8/2024) ini merupakan yang ketiga kalinya dan mendapat dukungan penuh dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), masyarakat, serta para pelaku usaha yang terdampak oleh proyek tersebut.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang maksud dan tujuan pemasangan pipa distribusi utama dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) 1 di Jalan Ahmad Yani km 2,5 hingga Soetoyo S. Sekretaris Perusahaan PAM Bandarmasih, Zulbadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menghimpun saran dan pendapat dari masyarakat terdampak guna memastikan pekerjaan dapat berjalan efektif, efisien, serta meminimalkan dampak negatif yang mungkin terjadi.
“Kami mengundang pihak kelurahan, ketua RT, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha di area terdampak. Tujuannya agar semua pihak dapat berkomunikasi dan menemukan solusi yang tepat untuk setiap risiko yang mungkin muncul selama pekerjaan berlangsung,” ujar Zulbadi.
Ia mencontohkan, salah satu keresahan yang muncul berasal dari pelaku usaha di Jalan Kuripan yang khawatir pekerjaan pemasangan pipa akan mengganggu akses keluar-masuk toko mereka. “Kami akan mengatur jalur agar aktivitas bisnis tetap berjalan lancar,” tambahnya.
Said Haidar, perwakilan Manajemen Brownies Amanda, juga menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini. Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan proyek sangat membantu dalam memastikan koordinasi yang baik antar lini perusahaan. “Kami sangat mengapresiasi sosialisasi ini karena dilakukan 2-3 bulan sebelum pekerjaan dimulai, sehingga semua pihak dapat bersiap dengan baik,” ujarnya.
Konsultan Manajemen Konstruksi, Nanda Febryan Pratamajaya, menambahkan bahwa perencanaan proyek ini tidak hanya mempertimbangkan standarisasi pipa, tetapi juga pengembalian kondisi jalan nasional yang menjadi jalur vital, terutama di ruas Jalan Ahmad Yani dan Soetoyo S. “Kawasan ini merupakan pusat perdagangan dan jasa, jadi sangat penting untuk menjaga agar roda ekonomi tidak terganggu,” jelas Nanda.
Sebagai bagian dari komitmennya, PAM Bandarmasih berjanji akan mengembalikan kondisi jalan nasional seperti semula setelah proyek selesai. Pekerjaan lapangan juga direncanakan dilakukan pada malam hari untuk meminimalkan gangguan pada aktivitas siang hari, terutama bagi para pelaku usaha di sepanjang jalur pemasangan pipa.
“Kami sudah merancang skenario pekerjaan yang efektif dan berusaha semaksimal mungkin agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pelaku usaha,” pungkas Nanda.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, PAM Bandarmasih optimis bahwa proyek pemasangan pipa transmisi air bersih ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Banjarmasin.