Kalimantan24.com, Banjarmasin - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan rapat evaluasi kehumasan yang melibatkan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan dan media massa. Acara ini berlangsung pada 24-26 Agustus 2024 di Hotel berbintang, di Kota Banjarmasin.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kalsel, Teuku Dahsya K Putra, mengungkapkan bahwa agenda ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara media massa dan jajaran Bawaslu dalam rangka menyambut pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kalimantan Selatan. Dalam rapat evaluasi ini, pihak Bawaslu menghadirkan pemateri-pemateri andal, seperti Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Koordinator Komite Pemilih Indonesia Jerry Sumampow, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Toto Fachrudin, dan Kepala Biro Antara Kalimantan Selatan.
“Hari ini sudah menyelesaikan agenda terakhir dengan diberikan materi cukup berbobot. Mengundang Ketua Dewan Pers, Ibu Ninik Rahayu, itu sulit sekali. Maka ini surprise untuk Bawaslu Kalsel dan peserta sekalian,” ungkap Dahsya Putra pada Minggu (25/8/2024).
Dahsya Putra menambahkan bahwa kehadiran pemateri yang mumpuni membuat suasana rapat semakin dinamis. Ia berharap media massa dan pers kampus dapat semakin aktif dalam memberitakan tahapan Pilkada di Kalimantan Selatan.
“Tanpa media, kami tidak mendapatkan informasi apapun. Kami sangat apresiasi kepada teman-teman media. Bawaslu Kalsel juga sudah dua kali menerima penghargaan media terbaik pengawasan pemilu,” tuturnya.
Rapat evaluasi ini dibuka oleh Ketua Bawaslu Kalsel, Aris Mardiono, pada Sabtu malam (24/8/2024). Dalam sambutannya, Aris menekankan pentingnya sinergi antara Bawaslu Kalsel dan insan pers untuk mewujudkan pengawasan yang optimal. Ia juga mengakui bahwa peran media sangat membantu kerja Bawaslu Kalsel dalam pengawasan Pemilu 2024.
"Kami siap menerima kritik dan saran untuk evaluasi demi meningkatkan kinerja," ujar Aris Mardiono.
Selain dihadiri oleh Aris Mardiono, rapat evaluasi ini juga diikuti oleh jajaran Komisioner Bawaslu Kalsel. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Bawaslu dan media massa, guna memastikan pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Kalimantan Selatan berjalan dengan transparan dan akuntabel. ( Nor Ana )