Banjarmasin, Kalimantan24.com 9 Juli 2024 – Pengurus Daerah Kota Banjarmasin Ikatan Notaris Indonesia (INI) menggelar Seminar Hukum Kenotariatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 INI. Acara yang berlangsung di Hotel Banjarmasin International ini dihadiri oleh 100 peserta dan menghadirkan tiga narasumber ahli di bidang hukum kenotariatan.
Dalam seminar ini, Dr. Arief Rahman Mahmoud, S.H., M.Kn., M.H., yang baru saja terpilih sebagai Pengurus Daerah Kota Banjarmasin Ikatan Notaris Indonesia, turut serta sebagai pemateri. Dr. Arief membawakan materi mengenai "Konstruksi Hukum Kenotariatan Kedudukan Notaris," menjelaskan bahwa notaris hanya mengkonstatir kehendak para pihak yang dituangkan ke dalam akta otentik, bukan sebagai pihak dalam akta tersebut. Menurutnya, notaris memiliki tiga peran utama dalam konstruksi hukum kenotariatan.
Selain Dr. Arief, seminar ini juga menghadirkan Dr. Bambang Syamsuzar Oyong, S.H., M.H., yang membawakan materi "Akta Notaris, Legalisasi dan Warmerking Serta Akibat Hukumnya," serta Dr. Bachrudin, S.H., M.H., dengan materi "Makna Menghadap, Berhadapan, Hadir di Hadapan Saya, Notaris."
Dalam sambutannya, Dr. Arief Rahman Mahmoud menjelaskan bahwa kegiatan seminar ini merupakan bagian dari agenda rutin yang diadakan oleh pengurus daerah, pengurus wilayah, dan pengurus pusat INI. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah poin bagi para Anggota Luar Biasa (ALB) dan notaris secara umum, yang sangat diperlukan untuk pengembangan profesional mereka. Seminar ini mendapat 2 poin untuk pengurus daerah, 4 poin untuk pengurus wilayah, dan 6 poin untuk pengurus pusat.
Acara HUT ke-116 INI di Banjarmasin juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lainnya. Pada 5 Juli, diadakan kegiatan bakti sosial, dilanjutkan dengan turnamen olahraga antar pengurus daerah seperti bulutangkis dan sepak bola pada 6 Juli. Setiap pekan, hingga akhir bulan Juli, akan diadakan kegiatan mingguan termasuk jalan santai yang melibatkan seluruh notaris Kalimantan Selatan pada 28 Juli, dan puncak perayaan HUT pada 31 Juli.
"Semua kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan antar notaris, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kenotariatan," ujar Dr. Arief Rahman Mahmoud.
(Dam)