Tolak Jalan Desanya Dilalui Angkutan Batubara Illegal Kepala Desa Bumi Makmur Mengaku Diintimidasi Preman

Jalan tambang menuju desa Bumi makmur di portal masyarakat beserta Babinsa
Kalimantan24.com, Tabalong – Kepala Desa Bumi Makmur, Exy Setyawati, mengaku menjadi korban intimidasi akibat penolakannya terhadap aktivitas angkutan batu bara ilegal yang marak terjadi di wilayahnya. Pernyataan ini disampaikan Exy menyusul pengungkapan kasus penangkapan angkutan batu bara ilegal oleh Polres Tabalong beberapa waktu lalu.

"Saya tidak terlibat sama sekali dalam kegiatan penambangan batu bara itu. Bahkan, saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencegahnya dengan cara memasang portal di jalan desa," tegas Exy dalam keterangannya lewar telpon.

Namun, langkah yang diambilnya justru membuatnya menjadi sasaran intimidasi. Beberapa orang tak dikenal datang ke kantor desa dengan membawa senjata tajam dan mengancam dirinya. "Saya merasa diperlakukan seperti penjahat," ujar Exy dengan nada sedih.
Portal pertama 

Selain itu, Exy juga menyayangkan pemberitaan di media sosial yang mengaitkan namanya dengan aktivitas tambang ilegal tersebut. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan hanya bertujuan untuk mencemarkan nama baiknya. "Saya sangat terpukul dengan berita bohong itu. Saya hanya ingin desa saya aman dan damai," ungkapnya.

Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan untuk mengungkap kasus intimidasi pakai senjata tajam terhadap Kades Bumi Makmur dan siapa yang menyuruh mereka melakukan intimidasi tersebut, agar memberikan rasa aman bagi masyarakat Desa Bumi Makmur yang menginginkan ketenangan dan kesejahteraan di wilayah Desa Bumi Makmur. ( Gunawan )
Lebih baru Lebih lama