Kalimantan24.com, Banjar– Dosen Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora (FESH) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Luthfia Ayu Karina, S.Pd., M.E.K., baru saja meraih sertifikasi internasional bergengsi dalam bidang pengelolaan keuangan pribadi, yakni Certified Personal Money Management (CPMM). Pengumuman resmi mengenai kelulusan sertifikasi ini disampaikan oleh International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia pada Senin, 19 Agustus 2024.
UNUKASE dengan bangga mengumumkan bahwa Luthfia Ayu Karina, yang juga menjabat sebagai Dekan FESH, telah berhasil mendapatkan sertifikasi ini, yang menjadi pengakuan atas keahlian dan pengetahuannya dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan pribadi tingkat pertama. Prestasi ini sekaligus menjadikan Luthfia sebagai satu-satunya dosen dari Kalimantan Selatan yang lulus dari angkatan pertama program sertifikasi ini, di antara 12 peserta lainnya yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk praktisi perbankan, konsultan, dan dosen.
Dalam wawancaranya dengan Humas UNUKASE, Luthfia menyampaikan bahwa gelar Certified Personal Money Manager (CPMM) ini masih merupakan sertifikasi tingkat dasar dalam pengelolaan keuangan. "Masih ada beberapa tahap lanjutannya, seperti Certified Financial Planner (CFP) dan Chartered Financial Analyst (CFA). Harapannya, saya bisa terus mengikuti sampai ke tingkat lanjutannya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Luthfia menegaskan bahwa sertifikasi ini bukan hanya merupakan bentuk pencapaian pribadi, tetapi juga sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas tenaga pengajar di Fakultas Ekonomi dan Sosial Humaniora, khususnya di Program Studi Akuntansi. Dengan pencapaian ini, UNUKASE semakin memperkuat posisi sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen dalam menghasilkan tenaga pengajar dan profesional berkualitas di bidang ekonomi dan keuangan.
Sertifikasi CPMM ini diharapkan akan membawa dampak positif dalam pengembangan kurikulum serta peningkatan kompetensi mahasiswa di Program Studi Akuntansi, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dunia keuangan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. ( MPD )