Porsadin Pererat Tali Silaturahmi Santri Diniyah se Kabupaten Tanah Laut

Tanah Laut, Kalimantan24.com – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) kembali digelar untuk kelima kalinya di Kabupaten Tanah Laut (Tala). Kegiatan yang berlangsung di Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong, ini bertujuan tidak hanya untuk adu bakat olahraga dan seni antar santri, tetapi juga untuk mempererat ikatan silaturahmi di antara para santri diniyah se-Bumi Tuntung Pandang. (12/07/2024)

Pembukaan Porsadin ke-5 ini diresmikan oleh Gatot Subagio, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan yang mewakili Pj Bupati Tanah Laut. Dalam sambutannya, Gatot mengungkapkan keyakinannya bahwa 426 santri yang mengikuti acara ini memiliki potensi, bakat, dan kesempatan yang sama untuk bersaing di bidang olahraga dan seni. 
“Saya yakin 426 santri diniyah kita yang mengikuti acara ini memiliki potensi, bakat dan kesempatan yang sama untuk bersaing di bidang olahraga dan kesenian. Oleh karena itu, kepada anak-anak yang mengikuti acara ini, mari kita maksimalkan Porsadin dengan menampilkan ikhtiar dan kemampuan terbaik,” ujar Gatot.

Gatot juga menekankan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukanlah peringkat juara, melainkan bagaimana para santri dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka serta mempererat jalinan silaturahmi antar santri dengan semangat olahraga dan seni. Pemerintah daerah memiliki tugas untuk menyediakan wadah dan mengakomodir pengembangan potensi tersebut.
“Melalui kegiatan Porsadin, kita dapat melihat bagaimana perkembangan kompetensi sumber daya manusia kita, khususnya para santri diniyah di bidang olahraga dan seni,” tuturnya.

Selain itu, Gatot juga menambahkan bahwa kegiatan Porsadin ini menjadi momen evaluasi bagi para pendamping, pimpinan madrasah, dan pejabat terkait dalam sistem pembinaan akademik, olahraga, dan seni di setiap madrasah. Evaluasi ini penting untuk kebijakan selanjutnya dalam pengembangan kompetensi santri diniyah.
“Oleh karena itu, mari kita perhatikan anak-anak santri kita dengan sebaik-baiknya. Karena dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas dan memiliki akhlak yang Islami, harus kita mulai dari sekarang dengan memberikan pembinaan dan mengarahkan mereka dalam mengembangkan potensi terbaiknya,” pungkas Gatot.

Dengan berlangsungnya kegiatan Porsadin ini, diharapkan para santri diniyah dapat terus mengembangkan bakat dan potensinya, serta mempererat tali silaturahmi di antara mereka, demi menciptakan generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia. ( Red K24)
Lebih baru Lebih lama