Program RDKK merupakan langkah kongret Kementan dalam memperbaiki sistem penyaluran pupuk subsidi. Upaya lain dilakukan melalui optimalisasi alokasi pupuk bersubsidi yang tersedia di tiap-tiap kabupaten dan kota, serta mendorong distributor dan kios untuk mengoptimalkan penyaluran pupuk bersubsidi.
Pemda Tanah Laut Lewat Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura pun melaksanakan Program yang di luncurkan oleh Kementan tersebut salah satu Kelompok Tani yang memperoleh manfaat program tersebut adalah Kelompok Tani Ambungan Berkarya, yang berlamat di Jl A Yani KM 63 RT 03 Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari ,Tanah Laut.
Kelompok Tani yang mempunyai anggota 16 Orang ini sudah mendapatkan Pupuk Bersubsidi pada tanggal (11/02/2023)kemaren Untuk phonska 7 ton dan Urea 1 ton, Dengan jumlah tersebut Di Harapkan bisa di tambah lagi suplainya karna jumlah tersebut masih sangat minim, Hal tersebut di sampaikan Ketua Kelompok Tani Ambungan Berkarya Ahmad Rizali kepada Wartawan Media ini,Minggu (12/02/2023) Di Ambungan.
Ahmad Rizali Mengucapkan Trimakasihnya dan Dia Mengungkapkan kemana pupuk itu akan di gunakan.
“Trimakasih kepada pemerintah Baik Pusat Maupun Daerah Melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Dan Perkebunan beserta Jajarannya yang telah memberikan Pupuk Bersubsidi Ini kepada kami, Kami berharap nantinya jumlah kuota pupuk bersubsidi ini bisa di tambah lagi karna dengan jumlah segini dengan luas lahan yang di miliki Petani kami rasa masih sangat minim/kurang”Ujarnya.
“Pupuk Bersubsidi ini akan kami gunakan untuk Tanaman Jagung dan juga sayur-sayuran, dan Harapan kami pemerintah Daerah bisa membantu kami dalam pengolahan lahan yang selama ini kita mengupah kan mohon kiranya dari Pemda Bisa Memberikan Bantuan berupa Traktor”harapnya.
Lewat Media Ini Ahmad Rizali Menyampaikan pesan Dari Balai Penyuluhan Pertanian (PPL)Desa Ambungan Ibu Hj Wahidah.
” Beliau Meminta Agar pupuk bersubsidi jangan sampai di jual belikan keluar, Dan pembagian pupuk sesuai dengan RDKK yang di usulkan oleh kelompok Tani Abungan Berkarya”Pungkasnya.(Anang qiu, Ari C)


