| Ekspose Judi Online Oleh Polres Tanggerang Selatan ( Budi. S ) |
Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang, menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk perjudian. "Kami tidak akan memberikan ruang bagi perjudian, baik konvensional maupun online. Operasi ini menunjukkan dampak serius judi online terhadap masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial," ujarnya, Jumat (6/12/2024).
Modus Operandi Terorganisir
Sindikat ini menjalankan operasi dengan metode yang sangat terstruktur. Pemain diminta mendaftarkan data pribadi, nomor rekening, dan melakukan deposit minimal Rp 10.000 tanpa batasan maksimal. Situs ini menawarkan berbagai jenis permainan seperti live casino dan togel, yang berhasil menarik ribuan pemain.
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alvino Cahyadi, S.T.K., S.I.K., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan tujuh tersangka yang memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut.
“Para tersangka memiliki tugas spesifik untuk menjaga operasional situs tetap berjalan. Pemimpin utama adalah seorang pria berinisial NAD, yang bertanggung jawab atas keseluruhan operasional. Enam lainnya berperan dalam pengelolaan teknis hingga promosi,” jelas AKP Alvino.
Rincian Peran Tersangka:
1. NAD (30 tahun, laki-laki): Pemimpin dan penanggung jawab operasional.
2. MA (26 tahun, laki-laki): Pembuat dan pengelola domain situs.
3. BMM (28 tahun, laki-laki): Editor foto, video, dan materi promosi.
4. ABK (20 tahun, laki-laki): Editor materi iklan.
5. BSA (19 tahun, laki-laki): Editor media promosi.
6. PMA (30 tahun, perempuan): Asisten pengelolaan operasional dan promosi.
7. Satu tersangka lainnya masih dalam investigasi lebih lanjut.
Langkah Tegas dan Koordinasi Antar Instansi
Kapolres Victor menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan pemblokiran situs ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Polres Tangsel juga bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana para tersangka.
“Penyelidikan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami akan terus menelusuri jaringan hingga ke akar masalah untuk memastikan sindikat ini benar-benar diberantas,” tegas AKBP Victor.
Barang bukti berupa perangkat komputer, ponsel, dan catatan transaksi keuangan telah diamankan. Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa sindikat ini terhubung dengan jaringan internasional, sehingga kerja sama lintas instansi menjadi krusial.
Imbauan untuk Masyarakat
AKBP Victor kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda judi online. “Judi tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menghancurkan tatanan sosial dan ekonomi keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk menjauh dari praktik ini demi masa depan yang lebih baik,” katanya.
Pengungkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Tangsel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mempersempit ruang gerak sindikat kejahatan di Indonesia. Polres Tangsel berharap langkah tegas ini dapat menjadi peringatan bagi jaringan serupa lainnya.