BERITA VIDEO : Lewat Tengah Malam Api Mengamuk Di Pasar Taibah Martapura,Di Perkirakan 28 Toko Ludes Terbakar


Petugas dan relawan berjibaku memadamkan Api di Pasar Taibah Martapura

Laporan : Hamrani

Lewat Tengah Malam Api Berkobar Memangsa Bangunan-Bangunan di Pasar Martapura, kali ini di Pertokoan Taibah, Pasar Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (01/03/2023) Kurang lebih jam 01.25 Wita.

Mengutip dari Grup Info Relawan Pemadam Kebakaran ,Relawan dengan No register 41 Swadaya melaporkan kejadian musibah kebakaran tersebut

“Tolong nah Api, 10.11 TKM di Pasar Taibah Martapura, segera luncurkan unitnya”Katanya Relawan No Reg 41 Swadaya.

Tidak berapa lama kemudian terdengar Suara Raungan Unit  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP)  Dan Juga Unit  Damkar Relawan baik dari Kabupaten Banjar,Banjarbaru dan Banjarmasin Luruk Ke TKM tersebut untuk menjinakkan Si Jago Merah tersebut. 

Untuk ketersediaan air mencukupi kebetulan di Kelurahan Murung Keraton sedang terkena banjir.

Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah  juga ikut turun kelapangan membantu relawan pemadam kebakaran untuk memadamkan Api tersebut. Akhirnya api dapat di atasi oleh petugas dan relawan yang berjibaku mengatasi kebakaran itu.

Rusdiansyah  mengungkapkan rasa syukurnya karna api sudah bisa di atasi.

“Alhamdulillah  dengan perjuangan rekan-rekan pemadam kebakaran akhirnya api dapat dipadamkan” ucap Rusdiansyah.

“Untuk data sementara ini los toko yang berada diblok B tersebut yang terbakar sebanyak 28 buah, nanti siang kami cek lagi, untuk kerugian kami akan data”, imbuhnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih atas perjuangan semua petugas maupun relawan yang berjuang memadamkan Api tersebut.

“Saya ucapkan ribuan terimakasih kepada petugas pemadam kebakaran Kabupaten Banjar serta seluruh relawan Pemadam kebakaran yang telah berjuang memadamkan kebakaran  di Pasar Thaibah Martapura ini, mudah-mudahan menjadi amal ibadah serta keberkahan bagi petugas dan relawan pemadam kebakaran”, pungkasnya.

Polsek Martapura masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran tersebut.(red)



Lebih baru Lebih lama